Info

Dasar Posisi “Woman On Top” Membuat Nyeri saat Bercinta

KOMPAS. com – Eksplorasi saat berhubungan syahwat dapat membuat hubungan suami orang menjadi lebih hangat. Salah satunya bercinta dengan posisi woman on top alias perempuan yang berharta di atas.

Tapi ada juga yang tidak bisa melakukannya lantaran kedudukan woman on top bukan memberi kesenangan malah membuat perempuan kesakitan.

Menurut terapis dasar panggul Dr. Samantha DuFlo, ada sejumlah penyebab yang memproduksi perempuan mengalami rasa sakit kala bercinta dengan posisi di berasaskan.

Salah satunya  masalah fisiologis seperti fibroid atau endometriosis, yakni kelainan karena jaringan yang membentuk susunan dalam dinding rahim malah tumbuh di luar rahim.

Menangkap juga: 5 Posisi Bercinta supaya Perempuan Raih Kepuasan

Hal lain yang membuat posisi bercinta woman on top terasa sakit adalah masalah di otot dasar panggul. Perihal ini biasanya bisa diatasi secara senam kegel.

Sementara tersebut, Sam memberikan saran agar pasangan suami istri melakukan pemanasan yang cukup sebelum bercinta.

Pemanasan sangat penting buat otot dasar panggul. Saat rani berada di atas, maka tempat menggunakan otot bokong dan urat kaki untuk mengontrol gerakan.

Jika otot-otot itu kencang atau tidak bentuk, maka akan terasa tidak enak untuk mempertahankan posisi woman on top .

Selain itu, kala otot-otot tidak cukup kuat, oleh sebab itu vulva bisa secara tidak berniat membuat otot dasar panggul cepat berlebihan. Akibatnya mendatangkan rasa kecil.

Rasa melempem juga dipengaruhi oleh kedalaman penetrasi. Pada beberapa kasus, penetrasi yang terlalu dalam dapat menyentuh serviks atau leher rahim hingga rusak.