Info

Strain Baru Virus Corona Ditemukan, Dengan jalan apa Nasib Vaksin?

KOMPAS. com berantakan Strain atau varian baru virus corona dikabarkan ditemukan di Inggris. Kabar itu disampaikan Menteri Kesehatan Inggris, Matt Hancock.

Strain baru itu membuat Covid-19 lebih cepat menyebar sehingga berlaku peningkatan kasus di bagian tenggara Inggris. Sedikitnya sekitar 1. 000 orang tercatat terinfeksi Covid-19 strain baru tersebut.

Informasi mengenai virus yang berubah dan bermutasi memang terdengar menyeramkan. Namun wajar jika virus akan bermutasi dan kita tak perlu nanar.

Virus dapat memiliki mutasi kecil atau mengubah dirinya sedemikian rupa sehingga memberi dampak membatalkan saat menginfeksi seseorang.

Tidak ada bukti jelas apakah strain baru dari virus corona yang terdeteksi di beberapa bagian  Inggris bisa menginfeksi karakter dengan lebih mudah, memicu gejala lebih serius atau membuat vaksin tidak berguna.

Baca juga: Perkembangan Terbaru Vaksin Corona, Munculkan Banyak Harapan

Namun, fenomena strain anyar di Inggris tenggara menjadi menggubris para ilmuwan. Pertama, tingkat varian virus lebih banyak di tempat di mana kasus lebih tinggi ditemukan.

Virus dapat bermutasi untuk menyebar bertambah mudah dan menyebabkan lebih banyak orang terinfeksi.

Tetapi ada kemungkinan varian baru virus juga mendapat celah dengan menginfeksi orang yang tepat atau sensitif pada waktu yang tepat.

Contohnya, penyebaran Spanish strain atau strain Spanyol pada musim panas kemarin, di mana orang-orang terpapar virus selama beristirahat, kemudian membawa virus tersebut pulang ke rumah.

Spanish strain adalah jenis virus corona yang muncul di Spanyol pada bulan Juni, dan merembet ke seluruh Eropa di akhir musim panas dan musim gugur.